Alhamdulillah, sudah memasuki bulan yang kelima.
kontrol kembali pada 23 Mei 2011
berat badan lumayan meningkat. bulan yang lalu 54kg, sekarang menjadi 57kg.
aktivitas anakku juga sudah mulai terasa. malam sebelum kontrol, secara kontinyu kurasakan denyut-denyut disekitar rahimku. hmmmm, terkejut dan bahagia pastinya.
oya, aku juga sudah bisa mendengar denyut jantung anakku, dug dug, dug dug, dug dug....
bidan di Pkm memakaikan alat pendeteksi detak jantung ke perutku. kalau tidak salah, namanya dopler. denyut jantung anakku terdeteksi dibagian kiri rahimku.
alhamdulillah, kata bidan, posisi anakku sudah bagus, beliau juga berpesan, jangan di urut ya!
hehehe, jangan khawatir bu bidan, saya juga tidak mau urut-urut perut, takut aaachhhh....
sekarang, anakku sudah mulai aktif. semakin kurasakan gerakannya, denyut-denyut kecil itu, terkadang membuat ku tertawa sendiri. mengingat detak jantungnya, dan membayangkan anakku yang masih kecil didalam perutku, berputar-putar, kadang bangun, kebanyakan tidur, hehehe....., lucunya....., tak henti-hentinya aku mengucap syukur, betapa bahagianya menjadi seorang ibu...
jadinya aku suka heboh sendiri sekarang, bila kurasakan anakku bergerak, langsung kupanggil suamiku, "pah, pah, pah....., gerak lagi...." terus ketawa ketawa dewh....
nah, lagi nulis ini pun, anakku gerak-gerak juga, weh, mau nge-blog juga kah nak?
ibu yang sekarang lagi hamil, ataupun dalam rencana pengen hamil, jaga jesehatan ya, yang belum, saya doakan mudahan cepat hamil, terus, semoga selalu sehat, bisa menikmati kehamilannya dengan gembira, dan bayinya sehat jasmani rohani, dikuatkan, dan dimudahkan serta dilancarkan untuk proses persalinannya. amin...
selamat ya bu untuk kehamilannya, dan saya yakin, ibu juga akan merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang saya rasakan. ^_^
Selasa, 24 Mei 2011
Senin, 16 Mei 2011
16
Enam Belas.
Angka bersejarah lah. yang pasti itulah tanggal kelahiranku. ya, tanggal 16, bulan mei, tahun 1985. atau dua puluh enam tahun yang lalu.
hmmmm...., alhamdulillah.
hari ini, banyak sekali doa yang tertuju untukku, lewat pesan singkat, jejaring sosial.
intinya ya, semua mendoakan semoga sehat, sukses selalu, dan cepat dapat momongan. alhamdulillah, hari kelahiranku masih diingat. betapa bahagianya hati ini ketika mendapati bahwa aku masih diingat oleh orang-orang yang sangat kusayangi, walaupun sudah terpisahkan jarak dan tidak bertemu untuk waktu yang lama. terima kasih untuk facebook. facebook memang bisa "helps me connect and share with the peoples in me life".
hehehe, ngomong-ngomong soal momongan, alhamdulillah, bagiku, bayi ini lah kado terindah untukku dibulan mei ini, dan untuk suamiku saat ia berulang tahun juga pada pebruari yang lalu. terima kasih ya Allah, saat ini, telah Kau berikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi ayah dan ibu.
tapi, kurasa tidak ada yang berbeda di hari ini. hanya handphone yang tiba2 berbunyi dipagi hari, banyaknya notifikasi di facebook, dan silaturrahmi yang kembali terjalin dengan orang-orang yang mungkin tidak akan terjadi di hari-ku yang biasa.
lainnya? seperti biasa. aku tetap bangun pagi, tetap memasak untuk suamiku, mandi pagi walaupun libur, mencuci baju, atau kegiatan rutin lainnya yang memang selalu kulakukan disetiap hariku.
dulu aku menganggap ulang tahun adalah hari yang harus dibuat se-spesial mungkin. ucapan selamat ulang tahun tepat pada pukul 00.00, perayaan, kue ulang tahun, makan makan, baju baru, kado, atau guyuran tepung+telur+air dari teman-teman sejawat.
tapi sekarang ternyata berbeda. dengan adanya si kecil, tiba-tiba pola pikirku juga berubah. hatiku berkata, bahwa ulang tahun ternyata tidak hanya sekedar mengingat hari kelahiranmu atau menghitung umurmu yang bertambah, tapi lebih ke arah apakah di tahun ini kau akan menorehkan sesuatu yang berguna dalam sejarah hidupmu dibandingkan dengan 25 tahun yang telah engkau lewati sebelumnya? apakah kau telah berguna untuk orang-orang yang masih mengingatmu sampai detik ini?
hmmmm, astagfirullah......
hanya itu yang bisa ku ucapkan.
aku belum mendekatkan diriku secara utuh pada Yang Maha Esa
aku masih belum terlalu serius untuk bersedekah
aku masih canggung untuk beribadah
aku belum mampu mengontrol emosiku saat dihadapan anak-anak dan belum bersikap baik dengan muridku sendiri
aku masih belum bisa mengontrol emosiku untuk bapak
niat me-naik hajikan orang tua juga baru sebatas niat
aku juga masih belum bisa membuat masakan yang beragam dan enak untuk suamiku
dan aku juga belum tau apakah aku sudah memenuhi gizi yang dibutuhkan oleh anakku untuk saat ini
dan masih banyak lagi hal yang belum kulakukan. tak mampu ku tuliskan semua disini dan tahun tadi? aku terlihat santai-santai saja.
bertambahnya umur tidak menjanjikan kau akan menjadi lebih dewasa dan bijaksana bukan?
seperti kata iklan yang ada di TV, perubahan dimulai dari diri kita, dan dimulai sekarang.
apakah aku mampu untuk menjadi lebih baik? aku sendiri yang bisa menjawabnya.
apakah tahun ini akan membuatku lebih berharga dan bermanfaat untuk orang-orang disekitarku? aku juga yang menentukan.
yang pasti, aku akan berusaha untuk menjadi istri dan ibu yang baik dan soleha untuk suami dan anakku. dan ini serius.
lainnya? akan ku mulai dengan merubah diriku menjadi MARISKA yang berkepribadian lebih tenang, selalu tersenyum, dan berjiwa sosial yang tinggi.
ku harap tiga hal itu tidak berat untuk ku kerjakan. dan aku yakin, tiga hal itu akan membawaku menjadi seseorang yang lebih baik. amin.
suamiku, anakku, mama dan bapa, kakak2ku, sahabatku, teman2ku, murid2ku, terima kasih untuk kehadiran kalian dalam hidupku.
kalian lah yang memberi warna dalam hidupku. melengkapi hidupku dengan senyuman dan canda tawa kalian.
terima kasih untuk semuanya, untuk perhatian, kasih sayang, cinta, tak perduli jarak ataupun frekuensi pertemuan.
tahun ini, di umurku yang ke 26 ini, seorang Mariska telah bertekad, akan menjadi seseorang yang berbeda, menjadi Mariska yang lebih baik.
saat ini, aku telah mencoba untuk bersahabat dengan diriku sendiri.
^_^
i love you all.
Angka bersejarah lah. yang pasti itulah tanggal kelahiranku. ya, tanggal 16, bulan mei, tahun 1985. atau dua puluh enam tahun yang lalu.
hmmmm...., alhamdulillah.
hari ini, banyak sekali doa yang tertuju untukku, lewat pesan singkat, jejaring sosial.
intinya ya, semua mendoakan semoga sehat, sukses selalu, dan cepat dapat momongan. alhamdulillah, hari kelahiranku masih diingat. betapa bahagianya hati ini ketika mendapati bahwa aku masih diingat oleh orang-orang yang sangat kusayangi, walaupun sudah terpisahkan jarak dan tidak bertemu untuk waktu yang lama. terima kasih untuk facebook. facebook memang bisa "helps me connect and share with the peoples in me life".
hehehe, ngomong-ngomong soal momongan, alhamdulillah, bagiku, bayi ini lah kado terindah untukku dibulan mei ini, dan untuk suamiku saat ia berulang tahun juga pada pebruari yang lalu. terima kasih ya Allah, saat ini, telah Kau berikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi ayah dan ibu.
tapi, kurasa tidak ada yang berbeda di hari ini. hanya handphone yang tiba2 berbunyi dipagi hari, banyaknya notifikasi di facebook, dan silaturrahmi yang kembali terjalin dengan orang-orang yang mungkin tidak akan terjadi di hari-ku yang biasa.
lainnya? seperti biasa. aku tetap bangun pagi, tetap memasak untuk suamiku, mandi pagi walaupun libur, mencuci baju, atau kegiatan rutin lainnya yang memang selalu kulakukan disetiap hariku.
dulu aku menganggap ulang tahun adalah hari yang harus dibuat se-spesial mungkin. ucapan selamat ulang tahun tepat pada pukul 00.00, perayaan, kue ulang tahun, makan makan, baju baru, kado, atau guyuran tepung+telur+air dari teman-teman sejawat.
tapi sekarang ternyata berbeda. dengan adanya si kecil, tiba-tiba pola pikirku juga berubah. hatiku berkata, bahwa ulang tahun ternyata tidak hanya sekedar mengingat hari kelahiranmu atau menghitung umurmu yang bertambah, tapi lebih ke arah apakah di tahun ini kau akan menorehkan sesuatu yang berguna dalam sejarah hidupmu dibandingkan dengan 25 tahun yang telah engkau lewati sebelumnya? apakah kau telah berguna untuk orang-orang yang masih mengingatmu sampai detik ini?
hmmmm, astagfirullah......
hanya itu yang bisa ku ucapkan.
aku belum mendekatkan diriku secara utuh pada Yang Maha Esa
aku masih belum terlalu serius untuk bersedekah
aku masih canggung untuk beribadah
aku belum mampu mengontrol emosiku saat dihadapan anak-anak dan belum bersikap baik dengan muridku sendiri
aku masih belum bisa mengontrol emosiku untuk bapak
niat me-naik hajikan orang tua juga baru sebatas niat
aku juga masih belum bisa membuat masakan yang beragam dan enak untuk suamiku
dan aku juga belum tau apakah aku sudah memenuhi gizi yang dibutuhkan oleh anakku untuk saat ini
dan masih banyak lagi hal yang belum kulakukan. tak mampu ku tuliskan semua disini dan tahun tadi? aku terlihat santai-santai saja.
bertambahnya umur tidak menjanjikan kau akan menjadi lebih dewasa dan bijaksana bukan?
seperti kata iklan yang ada di TV, perubahan dimulai dari diri kita, dan dimulai sekarang.
apakah aku mampu untuk menjadi lebih baik? aku sendiri yang bisa menjawabnya.
apakah tahun ini akan membuatku lebih berharga dan bermanfaat untuk orang-orang disekitarku? aku juga yang menentukan.
yang pasti, aku akan berusaha untuk menjadi istri dan ibu yang baik dan soleha untuk suami dan anakku. dan ini serius.
lainnya? akan ku mulai dengan merubah diriku menjadi MARISKA yang berkepribadian lebih tenang, selalu tersenyum, dan berjiwa sosial yang tinggi.
ku harap tiga hal itu tidak berat untuk ku kerjakan. dan aku yakin, tiga hal itu akan membawaku menjadi seseorang yang lebih baik. amin.
suamiku, anakku, mama dan bapa, kakak2ku, sahabatku, teman2ku, murid2ku, terima kasih untuk kehadiran kalian dalam hidupku.
kalian lah yang memberi warna dalam hidupku. melengkapi hidupku dengan senyuman dan canda tawa kalian.
terima kasih untuk semuanya, untuk perhatian, kasih sayang, cinta, tak perduli jarak ataupun frekuensi pertemuan.
tahun ini, di umurku yang ke 26 ini, seorang Mariska telah bertekad, akan menjadi seseorang yang berbeda, menjadi Mariska yang lebih baik.
saat ini, aku telah mencoba untuk bersahabat dengan diriku sendiri.
^_^
i love you all.
Minggu, 01 Mei 2011
Rasakan Atmosfir yang berbeda diluar tempurungmu

Ternyata memang benar kata orang, bahwa dunia tak selebar daun kelor.
orang yang selalu ada didalam tempurung adalah orang yang memenjarakan dirinya sendiri.
orang yang tidak pernah berusaha untuk out of the box adalah orang yang merugi.
orang yang merasa hidupnya tidak pernah bermasalah adalah orang yang bermasalah.
Hohoho, bingung ya?
hmmm, hidup ternyata memerlukan petualangan. hidup memerlukan lingkungan baru, teman baru, masyarakat baru. tujuannya cuma satu, agar kita mendapatkan banyak pengalaman, pengetahuan bahkan pelajaran yang berbeda yang mungkin tidak ada ditempat kita selama ini.
beruntung lah kalian yang selama ini telah hidup di dunia yang berbeda-beda.
entah itu karena pindah rumah, menuntut ilmu atau untuk mencari pekerjaan
nikmatilah duniamu yang baru, dengan itu, kau bisa merasakan hal yang berbeda
hal yang mungkin bagus saat kau dirumah, tapi jelek diduniamu yang baru
atau sebaliknya.
namun bisa juga seperti ini,
hal yang dulu kau kira bagus-bagus saja saat kau dirumah, tapi ternyata sangaaaaat tidak bagus, dan hal ini baru kau sadari saat kau ada diduniamu yang baru.
itulah yang kurasakan saat ini. aku baru bisa mengecap indahnya dunia yang baru saat bekerja. walaupun selama kuliah aku sudah mulai melangkahkan kaki ke beberapa dunia yang berbeda, walaupun cuma sesaat. tapi sekarang, betul-betul kunikmati mempelajari sesuatu tentang kehidupan. tentang mendidik, tentang menjaga, tentang menciptakan sesuatu. rasa syukur tak terhingga untuk Sang Pencipta yang telah memberikanku jalan untuk belajar banyak hal diduniaku yang baru ini.
aaah, semua hal yang kulihat, kulakukan dan kubiarkan, yang telah terjadi dirumahku tiba-tiba kurasa sangat salah. ada yang tidak beres dengan kehidupanku dan keluargaku selama ini. aku ingin sekali membawa perubahan, ingin kutularkan dan kubagi apa yang kudapat diduniaku yang baru ini.
agar dapat kurasakan kenikmatan yang sama, dan mereka juga bisa merasakan kenikmatan yang sama pula saat berada di dunia kami yang dulu.
tentang kebersihan, kerapian, rasa saling memiliki, disiplin, kebersamaan, menghargai, saling berbagi dan banyak hal lainnya.
semua hal kudapat, akan kulakukan disana, kuharap mereka dapat menerimanya.
bukan bermaksud menggurui, bukan bermaksud menonjolkan diri.
tapi bukankah suatu perubahan dimulai dari hal yang kecil? dan dimulai dari sekarang.
akan kulakukan secara bertahap. dan kuharap mereka bisa menikmati dan menjaganya.
teman, lakukan apa yang bisa kau lakukan untuk hidupmu dan orang-orang yang kau cintai, yang terbaik. Janganlah kata "perantauan" hanya kau anggap sebagai wadah untuk mendapatkan ijazah dari pendidikanmu, atau gaji dari pekerjaanmu.
saat kau merantau, carilah jua hal yang positif disana, yang dapat menerangi dunia redupmu dan keluargamu yang selama ini kau kira telah terang benderang.
Agar setiap kali kau pulang kampung, tidak hanya oleh-oleh berupa kue dan makanan khas dari dunia barumu yang kau bawa untuk keluargamu. bawa juga pengetahuan baru untuk mereka, bawa juga kebiasaan baru untuk mereka. agar hidupmu lebih bermakna.
Bukankah hal yang paling indah didunia ini, saat kita bisa memberi manfaat bagi orang lain?
Rabu, 20 April 2011
Seputar ibu hamil
Minggu ke lima belas.
Alhamdulillah, hal yang ditakutkan tidak terjadi.
hehehe, terjadi sedikit ke-error-an pada timbangan BB dirumah, yang mana menunjukkan angka 50kg untuk berat badanku.
huuffff...., sempat bikin stress juga. dari awal kehamilan 54,7kg beberapa bulan berikutnya 50kg???
waaaah, apalagi hari ini jadwal check up, gawat, bisa dimarahi bidan karena tidak menjaga pola makan.
tapi, alhamdulillah, ibu bidan yang baik, pian kada perlu bemamai lagi, karena pasien pian yang satu ni berhasil menaikkan berat badannya.... ^_^
angka berat badanku menunjukkan 54,4kg. cukup lah. naik 2 kg dari bulan sebelumnya.
anakku juga sehat, sekarang 3 jari di atas symphisis (maaf klo tulisannya salah).
kehamilanku sudah memasuki bulan ke empat. memang belum terlalu terlihat, kata ibu bidan memang seperti itu. nanti jalan lima bulan baru terasa.
alhamdulillah, mudahan anakku sehat selalu, amin.
oya, aku dapat selebaran di PKM tentang Rumah Tangga Sehat dan ASI Eksklusif.
sekalian deh kutanya tentang inisiasi dini. kusampaikan niatku ingin melakukan itu saat melahirkan nanti. kata petugasnya, bagus sekali. tapi terkadang bila kita melahirkan di RS anak kita langsung dijauhkan dari ibunya. berbeda kalau melahirkan dirumah. tapi dimanapun nanti melahirkannya, mudahan semuanya lancar dan mudah, dan aku tetap dengan tekad dan niatku, ingin menyusui anakku langsung, paling lambat 30 menit setelah dia lahir di dunia ini. agar dia mendapatkan ASI pertamaku yang katanya mengandung kolostrum yang bagus untuk perkembangannya. kuharap bisa tercapai.
ibu bidan, jangan pernah bosan untuk mengajari saya lebih banyak lagi ya....
^_^
Alhamdulillah, hal yang ditakutkan tidak terjadi.
hehehe, terjadi sedikit ke-error-an pada timbangan BB dirumah, yang mana menunjukkan angka 50kg untuk berat badanku.
huuffff...., sempat bikin stress juga. dari awal kehamilan 54,7kg beberapa bulan berikutnya 50kg???
waaaah, apalagi hari ini jadwal check up, gawat, bisa dimarahi bidan karena tidak menjaga pola makan.
tapi, alhamdulillah, ibu bidan yang baik, pian kada perlu bemamai lagi, karena pasien pian yang satu ni berhasil menaikkan berat badannya.... ^_^
angka berat badanku menunjukkan 54,4kg. cukup lah. naik 2 kg dari bulan sebelumnya.
anakku juga sehat, sekarang 3 jari di atas symphisis (maaf klo tulisannya salah).
kehamilanku sudah memasuki bulan ke empat. memang belum terlalu terlihat, kata ibu bidan memang seperti itu. nanti jalan lima bulan baru terasa.
alhamdulillah, mudahan anakku sehat selalu, amin.
oya, aku dapat selebaran di PKM tentang Rumah Tangga Sehat dan ASI Eksklusif.
sekalian deh kutanya tentang inisiasi dini. kusampaikan niatku ingin melakukan itu saat melahirkan nanti. kata petugasnya, bagus sekali. tapi terkadang bila kita melahirkan di RS anak kita langsung dijauhkan dari ibunya. berbeda kalau melahirkan dirumah. tapi dimanapun nanti melahirkannya, mudahan semuanya lancar dan mudah, dan aku tetap dengan tekad dan niatku, ingin menyusui anakku langsung, paling lambat 30 menit setelah dia lahir di dunia ini. agar dia mendapatkan ASI pertamaku yang katanya mengandung kolostrum yang bagus untuk perkembangannya. kuharap bisa tercapai.
ibu bidan, jangan pernah bosan untuk mengajari saya lebih banyak lagi ya....
^_^
Selasa, 29 Maret 2011
Kebiasaan yang disalahgunakan
Semua ini sebenarnya bisa terjadi dimana saja.
dilingkungan tetangga, masyarakat, RT / RW, sekolah, kampus, atau tempat kerja, bahkan tempat dimana kita sering nongkrong dengan teman-teman.
Wajar kalau semua orang dikaruniai berbagai kebisaan yang berbeda-beda. meskipun ada yang sama, pasti tingkat pehamaman, ketelitian, ataupun kesabaran dalam mengerjakannya pasti berbeda.
mungkin hal ini juga pernah terjadi pada anda?
beberapa bulan semenjak bekerja, saya diserahi tanggung jawab berupa jabatan yang boleh dibilang lumayan berat. dari menjalankan, sampai tanggung jawabnya. berhubungan dengan uang lah. pemegang jabatan sebelumnya telah mutasi, pemegang jabatan sementara agak kacau. jadilah saya yang menerimanya, katanya sesuai dengan latar belakang pendidikan saya yang berkaitan dengan ekonomi.
Segalanya memang lancar, banyak yang puas dengan kinerja saya, termasuk Bos lah. walaupun terkadang ada beberapa kesalahan, tapi wajar kan? namanya juga masih pendatang baru. tak terasa dua tahun terlewati. perjanjian awal ditempatku bekerja adalah maksimal seseorang memegang suatu jabatan adalah dua tahun. hal itu selalu ku ingat. dan aku berniat akan melepaskan jabatan ini. bahkan sebelum si kecil ada di dunia ini.
Tanggung jawabnya luar biasa, karena berhubungan dengan uang negara, cukup menguras tenaga, apalagi karena aku yang berdomisili amuntai sedangkan sekolahku 29km jauhnya dari amuntai, jadi aku merangkap juga menjadi bagian pembelian perlengkapan ataupun peralatan sekolah. maklumlah, di daerah sekolahku jualannya tidak lengkap. membawa printer, atau kertas f4 1 box, bahkan Casing PC (CPU) pun pernah kubawa dengan diikat dibuntutnya revo tersayang.
capek memang. apalagi seolah-olah aku memegang jabatan yang kerjaannya terlampau berat.
setelah program punya anak kami sudah jalan, aku sudah berbicara pada Bos agar aku tidak lagi menjadi bagian pembelian. cukup para laki-laki saja. tak peduli rumah mereka di amuntai atau tidak. hmmmm, tapi ternyata hal itu cuma disetujui untuk beberapa saat. nanti, aku lagi yang diminta untuk membeli ini itu.
kemudian setelah aku positif hamil. aku mulai menolak dengan keras untuk membeli segala sesuatu yang terlampau berat. apalagi membawanya kesekolah. memang disetujui. tapi ternyata si Bos yang berjanji akan menjadi bagian pembelian, tidak juga membeli perlengkapan sekolah yang sifatnya sangat darurat seperti tinta ataupun kertas.
akhirnya aku lagi yang beli.
sampai akhirnya pada saat tim inspektorat datang dan mengaudit laporanku. Alhamdulillah tidak ada masalah. dari 1 tahun yang diperiksa, temuan yang didapat hanya 12 butir. paling sedikit daripada sekolah-sekolah lain yang bahkan ada sampai 35 butir.
datangnya surat pemberitahuan dari inspektorat dan deadline memperbaiki temuan sangat singkat. hal itu membuat aku harus bekerja lebih keras. aaaaah, kali ini hati kecil mulai protes.
terasa sekali capeknya. tapi aku tau memang itulah resiko jabatan ini. mungkin dulu aku masih bisa menyanggupi resikonya. tapi sekarang? aku tidak lagi sendiri. ada si kecil yang harus kuperhatikan. aku yang tidak boleh terlalu capek, aku yang harus menghindari stress. semua itu tidak bisa dapatkan kalau aku masih memegang jabatan yang porsinya sangat besar. akhirnya kuselesaikan juga 12 temuan dari inspektorat. dan berhasil.
setelah itu aku langsung mengajukan pengunduran diriku kepada Bos untuk jabatan ini.
dan sudah pasti, karena aku lancar dalam melaksanakan jabatan ini, sudah pasti juga pengunduran diriku akan berat diterima. dan lebih berat lagi bila tidak ada yang mau menyambut jabatan ini.
Tapi tekatku sudah bulat! lagipula aku tidak hanya mengundurkan diri, tapi memang masa jabatanku yang sudah habis. bukankah maksimal memegang jabatan hanya 2 tahun?
ada ataupun tidak orang yang akan menggantikan aku, aku akan tetap berhenti. sudah cukup kepala ini dibebani dengan berbagai macam laporan, nota ataupun kuitansi.
aku hanya ingin mengajar saja dulu untuk sementara.
mengurangi kegiatanku, karena untuk pergi kesekolah saja aku harus mengeluarkan tenaga yang cukup banyak, dan kurasa aku tidak akan bisa bila harus diminta mengeluarkan tenaga tambahan lagi untuk jabatan ini. jam mengajar saja aku minta agar dikurangi untuk sementara.
aku hanya ingin menikmati kehamilan ini dengan pergi bekerja dan mengajar. hanya itu.
tidak perlu ada tambahan tugas yang lain lagi.
titik.
dilingkungan tetangga, masyarakat, RT / RW, sekolah, kampus, atau tempat kerja, bahkan tempat dimana kita sering nongkrong dengan teman-teman.
Wajar kalau semua orang dikaruniai berbagai kebisaan yang berbeda-beda. meskipun ada yang sama, pasti tingkat pehamaman, ketelitian, ataupun kesabaran dalam mengerjakannya pasti berbeda.
mungkin hal ini juga pernah terjadi pada anda?
beberapa bulan semenjak bekerja, saya diserahi tanggung jawab berupa jabatan yang boleh dibilang lumayan berat. dari menjalankan, sampai tanggung jawabnya. berhubungan dengan uang lah. pemegang jabatan sebelumnya telah mutasi, pemegang jabatan sementara agak kacau. jadilah saya yang menerimanya, katanya sesuai dengan latar belakang pendidikan saya yang berkaitan dengan ekonomi.
Segalanya memang lancar, banyak yang puas dengan kinerja saya, termasuk Bos lah. walaupun terkadang ada beberapa kesalahan, tapi wajar kan? namanya juga masih pendatang baru. tak terasa dua tahun terlewati. perjanjian awal ditempatku bekerja adalah maksimal seseorang memegang suatu jabatan adalah dua tahun. hal itu selalu ku ingat. dan aku berniat akan melepaskan jabatan ini. bahkan sebelum si kecil ada di dunia ini.
Tanggung jawabnya luar biasa, karena berhubungan dengan uang negara, cukup menguras tenaga, apalagi karena aku yang berdomisili amuntai sedangkan sekolahku 29km jauhnya dari amuntai, jadi aku merangkap juga menjadi bagian pembelian perlengkapan ataupun peralatan sekolah. maklumlah, di daerah sekolahku jualannya tidak lengkap. membawa printer, atau kertas f4 1 box, bahkan Casing PC (CPU) pun pernah kubawa dengan diikat dibuntutnya revo tersayang.
capek memang. apalagi seolah-olah aku memegang jabatan yang kerjaannya terlampau berat.
setelah program punya anak kami sudah jalan, aku sudah berbicara pada Bos agar aku tidak lagi menjadi bagian pembelian. cukup para laki-laki saja. tak peduli rumah mereka di amuntai atau tidak. hmmmm, tapi ternyata hal itu cuma disetujui untuk beberapa saat. nanti, aku lagi yang diminta untuk membeli ini itu.
kemudian setelah aku positif hamil. aku mulai menolak dengan keras untuk membeli segala sesuatu yang terlampau berat. apalagi membawanya kesekolah. memang disetujui. tapi ternyata si Bos yang berjanji akan menjadi bagian pembelian, tidak juga membeli perlengkapan sekolah yang sifatnya sangat darurat seperti tinta ataupun kertas.
akhirnya aku lagi yang beli.
sampai akhirnya pada saat tim inspektorat datang dan mengaudit laporanku. Alhamdulillah tidak ada masalah. dari 1 tahun yang diperiksa, temuan yang didapat hanya 12 butir. paling sedikit daripada sekolah-sekolah lain yang bahkan ada sampai 35 butir.
datangnya surat pemberitahuan dari inspektorat dan deadline memperbaiki temuan sangat singkat. hal itu membuat aku harus bekerja lebih keras. aaaaah, kali ini hati kecil mulai protes.
terasa sekali capeknya. tapi aku tau memang itulah resiko jabatan ini. mungkin dulu aku masih bisa menyanggupi resikonya. tapi sekarang? aku tidak lagi sendiri. ada si kecil yang harus kuperhatikan. aku yang tidak boleh terlalu capek, aku yang harus menghindari stress. semua itu tidak bisa dapatkan kalau aku masih memegang jabatan yang porsinya sangat besar. akhirnya kuselesaikan juga 12 temuan dari inspektorat. dan berhasil.
setelah itu aku langsung mengajukan pengunduran diriku kepada Bos untuk jabatan ini.
dan sudah pasti, karena aku lancar dalam melaksanakan jabatan ini, sudah pasti juga pengunduran diriku akan berat diterima. dan lebih berat lagi bila tidak ada yang mau menyambut jabatan ini.
Tapi tekatku sudah bulat! lagipula aku tidak hanya mengundurkan diri, tapi memang masa jabatanku yang sudah habis. bukankah maksimal memegang jabatan hanya 2 tahun?
ada ataupun tidak orang yang akan menggantikan aku, aku akan tetap berhenti. sudah cukup kepala ini dibebani dengan berbagai macam laporan, nota ataupun kuitansi.
aku hanya ingin mengajar saja dulu untuk sementara.
mengurangi kegiatanku, karena untuk pergi kesekolah saja aku harus mengeluarkan tenaga yang cukup banyak, dan kurasa aku tidak akan bisa bila harus diminta mengeluarkan tenaga tambahan lagi untuk jabatan ini. jam mengajar saja aku minta agar dikurangi untuk sementara.
aku hanya ingin menikmati kehamilan ini dengan pergi bekerja dan mengajar. hanya itu.
tidak perlu ada tambahan tugas yang lain lagi.
titik.
Kamis, 24 Maret 2011
Seputar ibu hamil
Kontrol ke tiga.
tanggal 24 Maret 2011.
Awalnya hanya khawatir dgn pinggang yang sakit, setiap kali duduk, kemudian berdiri. serasa encok. kata temen2 itu wajar aja, tanda baby ku tambah gede. hmmm, tapi suami agak khawatir, jadi minta buat kontrol. ya sudah, akhirnya jadilah kontrol lagi ke PKM hari ini.
eeeeh, ternyata kekhawatiran suami ada benarnya juga. bukannya tanda2 baby tambah gede, tapi karena aku yg kekurangan kalsium. baby ku emang tambah gede, karena itulah ibunya harus berbagi asupan kalsium dgn anaknya. kalsium ku kurang, akhirnya jadilah sakit pinggang. padahal pada umur kehamilanku sekarang, itu asupan kalsium sangat penting, karena inilah masa-masa pembentukan tulangnya.
saat timbang berat badan, waaah, BB ku turun tiap bulannya. dari 55,3 ke 54,7 dan akhirnya ke 55,3. langsung dewh bidannya ngomong "kada tapi makan kah pian bu...?"
memang semenjak suami berangkat diklat, entah kenapa selera makan jadi berkurang. mungkin karena makan sendiri ya?
Nasi paling satu kali takar. malah terkadang tidak habis. oooh, langsung perasaan bersalah kepada si kecil langsung menyelimuti diriku.
Bidannya pesan kalau memang aku tidak bisa makan banyak, ya tidak apa-apa, tapi frekuensi makan ditambah. agar porsi asupan ke dalam tubuh tetap sama. jangan gara-gara ga bisa makan banyak, makan sedikit, eeeeh, tapi tetap 3x sehari. ya iyalah tambah kuruuus...
"aduh nak...., maafin mamah ya, mulai hari ini mamah rajin makan deh"
Langsung deh aku tobat, tidak mau lagi menuruti hati dan rasa malas, yang nantinya akan membahayakan kesehatan janin ku. walau jam 7 pagi tadi sudah makan, waktu yang masih menunjukkan jam 10 pagi, tapi perut yang tiba2 terasa keroncongan, tanpa pikir panjang lagi, haaaaaap.....! langsung deh aku makan dengan semangat!
Akhirnya aku diberi vitamin penambah darah, katanya mulai sekarang harus minum itu supaya darahku kental nanti sampai waktunya melahirkan. aku juga dikasih beberapa vitamin. konsistensi untuk tidak mengkonsumsi obat selama masa kehamilah ternyata menimbulkan asumsi yang salah untuk diriku sendiri.
Memang betul selama hamil, kurangi mengkonsumsi obat. tapi vitamin harus tetap ada. aku boleh tidak meminum vitamin yang disediakan, dengan jaminan asupan vitamin yang kuperoleh cukup. entah itu dari buah, sayur, daging, atau yang lain.
aaaaah, makan aja yang bikin selera itu ayam tepung dan ikan saluang....????
aduuuh, jadilah kuubah komitmennya. "Kurangi konsumsi obat, tapi harus tetap menjaga asupan vitamin dan gizi kedalam tubuh".
naaaah, komitmen itu mungkin akan lebih aman untuk anakku.
dari PKM aku diberi beberapa vitamin. untuk lebih meyakinkan diri, aku menambahnya dengan membeli CDR dan Tonikum Bayer. ku harap itu cukup, dan kata bidannya, yang kupilih itu cukup bagus.
oya, CDR dan Tonikum juga bisa membantu daya tahan tubuhku. soalnya aku sering merasakan sakit di daerah kiri rahim bila bersin. jadi bidannya bilang, hindari debu dan jaga daya tahan tubuh.
oooh, nak, sekarang mamah-mu ini berjanji, akan makan lebih sering, minum susu hamil lebih disiplin, menjaga stamina, dan meminum tambahan nutrisi agar kamu lebih kuat. ternyata susu hamil aja ga cukup nak. kamu setiap hari semakin besar, dan membutuhkan lebih dari itu.
Mudahan kamu sehat selalu, mamah sehat juga, papah sehat, waktu lahir juga sehat.
Amin....
Ibu yang sekarang lagi hamil, jangan lupa, harus rajin makan ya! demi buah hati kita...
tanggal 24 Maret 2011.
Awalnya hanya khawatir dgn pinggang yang sakit, setiap kali duduk, kemudian berdiri. serasa encok. kata temen2 itu wajar aja, tanda baby ku tambah gede. hmmm, tapi suami agak khawatir, jadi minta buat kontrol. ya sudah, akhirnya jadilah kontrol lagi ke PKM hari ini.
eeeeh, ternyata kekhawatiran suami ada benarnya juga. bukannya tanda2 baby tambah gede, tapi karena aku yg kekurangan kalsium. baby ku emang tambah gede, karena itulah ibunya harus berbagi asupan kalsium dgn anaknya. kalsium ku kurang, akhirnya jadilah sakit pinggang. padahal pada umur kehamilanku sekarang, itu asupan kalsium sangat penting, karena inilah masa-masa pembentukan tulangnya.
saat timbang berat badan, waaah, BB ku turun tiap bulannya. dari 55,3 ke 54,7 dan akhirnya ke 55,3. langsung dewh bidannya ngomong "kada tapi makan kah pian bu...?"
memang semenjak suami berangkat diklat, entah kenapa selera makan jadi berkurang. mungkin karena makan sendiri ya?
Nasi paling satu kali takar. malah terkadang tidak habis. oooh, langsung perasaan bersalah kepada si kecil langsung menyelimuti diriku.
Bidannya pesan kalau memang aku tidak bisa makan banyak, ya tidak apa-apa, tapi frekuensi makan ditambah. agar porsi asupan ke dalam tubuh tetap sama. jangan gara-gara ga bisa makan banyak, makan sedikit, eeeeh, tapi tetap 3x sehari. ya iyalah tambah kuruuus...
"aduh nak...., maafin mamah ya, mulai hari ini mamah rajin makan deh"
Langsung deh aku tobat, tidak mau lagi menuruti hati dan rasa malas, yang nantinya akan membahayakan kesehatan janin ku. walau jam 7 pagi tadi sudah makan, waktu yang masih menunjukkan jam 10 pagi, tapi perut yang tiba2 terasa keroncongan, tanpa pikir panjang lagi, haaaaaap.....! langsung deh aku makan dengan semangat!
Akhirnya aku diberi vitamin penambah darah, katanya mulai sekarang harus minum itu supaya darahku kental nanti sampai waktunya melahirkan. aku juga dikasih beberapa vitamin. konsistensi untuk tidak mengkonsumsi obat selama masa kehamilah ternyata menimbulkan asumsi yang salah untuk diriku sendiri.
Memang betul selama hamil, kurangi mengkonsumsi obat. tapi vitamin harus tetap ada. aku boleh tidak meminum vitamin yang disediakan, dengan jaminan asupan vitamin yang kuperoleh cukup. entah itu dari buah, sayur, daging, atau yang lain.
aaaaah, makan aja yang bikin selera itu ayam tepung dan ikan saluang....????
aduuuh, jadilah kuubah komitmennya. "Kurangi konsumsi obat, tapi harus tetap menjaga asupan vitamin dan gizi kedalam tubuh".
naaaah, komitmen itu mungkin akan lebih aman untuk anakku.
dari PKM aku diberi beberapa vitamin. untuk lebih meyakinkan diri, aku menambahnya dengan membeli CDR dan Tonikum Bayer. ku harap itu cukup, dan kata bidannya, yang kupilih itu cukup bagus.
oya, CDR dan Tonikum juga bisa membantu daya tahan tubuhku. soalnya aku sering merasakan sakit di daerah kiri rahim bila bersin. jadi bidannya bilang, hindari debu dan jaga daya tahan tubuh.
oooh, nak, sekarang mamah-mu ini berjanji, akan makan lebih sering, minum susu hamil lebih disiplin, menjaga stamina, dan meminum tambahan nutrisi agar kamu lebih kuat. ternyata susu hamil aja ga cukup nak. kamu setiap hari semakin besar, dan membutuhkan lebih dari itu.
Mudahan kamu sehat selalu, mamah sehat juga, papah sehat, waktu lahir juga sehat.
Amin....
Ibu yang sekarang lagi hamil, jangan lupa, harus rajin makan ya! demi buah hati kita...
Rabu, 23 Maret 2011
Periksakan Kehamilan anda secara rutin
Kehamilan adalah masa yang paling indah bagi seorang perempuan
dimana semua ras bercampur aduk, bahagia, senang, atau rasa lemas dan mual karena perubahan hormon dan struktur tubuh.
Semua itu adalah hal yang dinormal, dari kacamata logika pun, di ibaratkan sebuah rumah yang dulunya kosong, tapi sekarang ada penghuninya, pasti akan terasa sangat berbeda kan?
Keluhan awal yang dirasa biasanya mual dan muntah. sensitif dengan segala bau, malas mandi, dalam tingkat yang lebih parah, malah ada yang pusing bila melihat sinar matahari. dalam keadaan seperti ini, peran dan rasa pengertian suami sangatlah penting. dimana ibu hamil perasaannya juga lebih sensitif, gampang marah, gampang nangis, gampang ngambek, daaaaaaan sebagainya.
tapi ibu, satu hal yang harus diketahui, yang penting dalam diri kita pada saat hamil adalah tanamkan asumsi yang baik. ada kan pepatahnya bahwa perang terberat itu adalah perang melawan hawa nafsu?
sedikit berbagi pengalaman, entah kenapa, setiap kali kedapur, kamar mandi dan wc, saya selalu mual. bawaannya pasti ingin muntah. gawatnya, sudah kebiasaan setiap kali makan, pasti pengen BAK, bahkan makan siang yang nantinya dibawa mandi pada saat sore, apa yang saya santap disiang hari bisa keluar lagi.
jadi lah saya bergerak serba cepat bila melakukan semua itu, setelah makan. ada yang mandi cepat2, sambil ngomong sama anak, "ayo nak, cepat nak, kita mandi, biar sehat".
hehehehe.....
atau sikat gigi sambil merem, bahkan sampai menggunakan penutup wajah saat ke WC.
Alhamdulillah, semua ternyata bisa kita kendalikan, disaat pengen muntah, tenang kan diri, hirup udara yang lebih segar, alihkan perhatian, eeeeh, ternyata berhasil.
naaaah, kecuali yang emang ga bisa ditahan2 lagi, terpaksa deh..... :-(
semua itu wajar, asalkan masih berada di batas standar. jangan lupa kalau semua itu sebenarnya tergantung ibu sendiri lo. jangan sedikit2, ibu menyalahkan si kecil. contoh nie, ibu males mandi, terus bilang bawaan si kecil. sampai 2 hari gak mandi? iiiiiiih, kan jorok bu? suami jadi ga demen deket2, dan akhirnya membawa dampak buruk buat si kecil karena ibunya tidak bersih. terus misalnya ngidam yang aneh2, makan batu, minum minyak gas, aduuuuuh bu, itu kan bahaya? yang rasional aja bu ya ngidamnya, misalnya pengen martabak sosis istimewa, terang bulan keju, atau pengen makan lalapan ikan gurame bakar, atau pengen makan apel, hmmmm....., ingat ya bu, ngidamnya jgn aneh2, ntar kasian dunk suami carikan....., dan harus tetap sehat, kan buat sikecil juga?
semua bisa ibu konsultasikan dengan dokter atau bidan. jangan lupa cek kesehatan kehamilan ibu setiap bulan. pada saat cek, ngomooooooongin aja semua yang ibu rasakan, yang dikeluhkan selama ini. pasti mereka2 yang punya pengetahuan lebih tentang kehamilan, akan memberikan solusi buat kita.
oya bu, jangan lupa banyak istirahat ya, dan kurangi konsumsi obat. yaaaah, yang tradisional aja lah. karena saat ini, kita harus memikirkan si dia yang sekarang ada diperut kita.
banyak makan buah dan sayur, kurangi stress, dan dibawa enjoy aja.
jadikan kehamilan ini masa-masa yang menyenangkan.
Perbanyak doa dan mengaji, Sholat lima waktu jangan ketinggalan, Insya, anak kita nanti menjadi anak yang sehat, soleh-soleha, dan bikin bangga...., amin.
Semoga kita sehat selalu ya bu, Ibu hamilnya sehat, anaknya sehat, suaminya juga sehat. dan mudahan masa kehamilan kita lancar. amin.
Selamat ya buat kehamilan ibu...... ^_^
dimana semua ras bercampur aduk, bahagia, senang, atau rasa lemas dan mual karena perubahan hormon dan struktur tubuh.
Semua itu adalah hal yang dinormal, dari kacamata logika pun, di ibaratkan sebuah rumah yang dulunya kosong, tapi sekarang ada penghuninya, pasti akan terasa sangat berbeda kan?
Keluhan awal yang dirasa biasanya mual dan muntah. sensitif dengan segala bau, malas mandi, dalam tingkat yang lebih parah, malah ada yang pusing bila melihat sinar matahari. dalam keadaan seperti ini, peran dan rasa pengertian suami sangatlah penting. dimana ibu hamil perasaannya juga lebih sensitif, gampang marah, gampang nangis, gampang ngambek, daaaaaaan sebagainya.
tapi ibu, satu hal yang harus diketahui, yang penting dalam diri kita pada saat hamil adalah tanamkan asumsi yang baik. ada kan pepatahnya bahwa perang terberat itu adalah perang melawan hawa nafsu?
sedikit berbagi pengalaman, entah kenapa, setiap kali kedapur, kamar mandi dan wc, saya selalu mual. bawaannya pasti ingin muntah. gawatnya, sudah kebiasaan setiap kali makan, pasti pengen BAK, bahkan makan siang yang nantinya dibawa mandi pada saat sore, apa yang saya santap disiang hari bisa keluar lagi.
jadi lah saya bergerak serba cepat bila melakukan semua itu, setelah makan. ada yang mandi cepat2, sambil ngomong sama anak, "ayo nak, cepat nak, kita mandi, biar sehat".
hehehehe.....
atau sikat gigi sambil merem, bahkan sampai menggunakan penutup wajah saat ke WC.
Alhamdulillah, semua ternyata bisa kita kendalikan, disaat pengen muntah, tenang kan diri, hirup udara yang lebih segar, alihkan perhatian, eeeeh, ternyata berhasil.
naaaah, kecuali yang emang ga bisa ditahan2 lagi, terpaksa deh..... :-(
semua itu wajar, asalkan masih berada di batas standar. jangan lupa kalau semua itu sebenarnya tergantung ibu sendiri lo. jangan sedikit2, ibu menyalahkan si kecil. contoh nie, ibu males mandi, terus bilang bawaan si kecil. sampai 2 hari gak mandi? iiiiiiih, kan jorok bu? suami jadi ga demen deket2, dan akhirnya membawa dampak buruk buat si kecil karena ibunya tidak bersih. terus misalnya ngidam yang aneh2, makan batu, minum minyak gas, aduuuuuh bu, itu kan bahaya? yang rasional aja bu ya ngidamnya, misalnya pengen martabak sosis istimewa, terang bulan keju, atau pengen makan lalapan ikan gurame bakar, atau pengen makan apel, hmmmm....., ingat ya bu, ngidamnya jgn aneh2, ntar kasian dunk suami carikan....., dan harus tetap sehat, kan buat sikecil juga?
semua bisa ibu konsultasikan dengan dokter atau bidan. jangan lupa cek kesehatan kehamilan ibu setiap bulan. pada saat cek, ngomooooooongin aja semua yang ibu rasakan, yang dikeluhkan selama ini. pasti mereka2 yang punya pengetahuan lebih tentang kehamilan, akan memberikan solusi buat kita.
oya bu, jangan lupa banyak istirahat ya, dan kurangi konsumsi obat. yaaaah, yang tradisional aja lah. karena saat ini, kita harus memikirkan si dia yang sekarang ada diperut kita.
banyak makan buah dan sayur, kurangi stress, dan dibawa enjoy aja.
jadikan kehamilan ini masa-masa yang menyenangkan.
Perbanyak doa dan mengaji, Sholat lima waktu jangan ketinggalan, Insya, anak kita nanti menjadi anak yang sehat, soleh-soleha, dan bikin bangga...., amin.
Semoga kita sehat selalu ya bu, Ibu hamilnya sehat, anaknya sehat, suaminya juga sehat. dan mudahan masa kehamilan kita lancar. amin.
Selamat ya buat kehamilan ibu...... ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)